Breaking News

Kerja Bakti Menjelang Tahbisan Imam


Doa Bersama yang dipimpin oleh Rm Paroki mengawali kerja bakti membersihkan seputar gereja, Sabtu 27 Juli pk 08.00. Kerja bakti ini memang bukan kegiatan terprogramkan oleh panitia tahbisan melainkan ungkapan spontan umat. Punya gawe besar, kenapa tidak ada kerja bakti bersama? Pada awalnya tidak ada target banyak orang yang datang ikut kerjabakti dan ternyata lebih dari 50 umat yang ikut serta kerja bakti pada hari tersebut. 
Sebelumnya telah beredar ajakan dari romo paroki melalui media sosial paroki seperti ini: 
 

UNDANGAN BAKTI: 
Momen tahbisan (tgl 31 Juli Pk 17.00) dan pemberkatan kapel adorasi (tgl 1 agt Pk 05.30) akan segera terjadi. Apa yang bisa dilakukan? Doa? menunggu waktu? Atau kita bisa melakukan sedikit kebaikan sebagai tuan rumah dan pengada acara tsb? Tergelitik oleh pertanyaan ini mk saya ingin bersih-bersih. Sekalian gerak badan biar tambah gembira. Namun saya aksn jauh berlipat gembira bila ada juga yang ikut bersama-sama NYambut Gawe. Karenanya, SAYA MENGAJAK umat utk melakukan Kebaikan kecil tsb dengan CARA KERJA BAKTi KEbersihan Gereja. 

๐Ÿ“†: Sabtu, 27 Juli 2019
๐Ÿ•ฐ : Pk 07.30 sd selesai
๐Ÿ˜ : Halaman Gereja, dsk
๐Ÿงน : peralatan membawa sendiri
๐Ÿ™ : diawali doa Bersama

Area-area yang dikerjakan :
1. Membersihkan/ menyapu halaman gereja - dibawah tenda 
2. Membersihkan selokan/ saluran air/ got di sekitar halaman gereja 
3. Membersihkan halaman sekitar aula sd pintu gerbang/ pos satpam dan area parkir motor
4. Membersihkan sekitar taman rohani dan kapel adorasi (menyapu-menyiram, dll)
5. Membersihkan area kamar mandi/ garasi/ taman belakang grreja
6. Membersihkan seputar taman halaman gereja (sebelah selatan- timur)-bagian dalam
7. Membersihkan seputar area samping gereja (dari pintu gerbang selatan- sd pintu utara)- bagian luar - sepanjang jln Soetomo - kapten Ismail 
8. Membersihkan area seputar halaman luar tembok gereja- aula (lokasi depan torsa dan aula SD Pius).

Alat2 dimohon membawa sendiri-sendiri. Terimakasih utk kesediaan menanggapi ajakan spontan dadakan saya ini. Berkah Dalem. 

Atas ajakan tersebut, kerjabakti terlaksana dengan meriah. Seorang umat, yang pamit dahulu sebelum kerja bakti usai mengatakan, "Luar biasa, nih. Jarang sekali ada kerja bakti spontan seperti ini. Itulah mengapa saya tergerak meluangkan waktu sejenak dan setelah itu mau ke kantin sekolah untuk mengurus kerjaan." Sementara itu ada juga yang memberi masukan, "Bagus, kerja bakti menjelang momen penting paroki. Namun melihat yang terlibat, rupanya masih yang rutin berkegiatan di gereja. Ke depan perlu digerakkan lagi untuk lebih banyak yang bisa terlibat." Rasanya ada benarnya juga. 
Semoga memang paroki makin maju dan terkembang. 

No comments