Breaking News

Renungan 26 Oktober 2018, Ef 4:1-6


Pada perikop ini Rasul Paulus memberi nasehat kepada umat di Efesus. Kata kunci dari nasehatnya adalah "panggilan". "Sebab itu aku menasehatkan kamu, ... supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu" (Ef 4:1). 

Kita dipanggil untuk apa? Paulus meminta agar kita dipanggil untuk menghayati iman akan Yesus Kristus. Dan panggilan untuk menghayati iman itu juga harus nampak dalam perilaku sehari-hari dalam bentuk berikut ini:
  1. Selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar, saling mengasihi (Ef 4:2) 
  2. Memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, satu Roh, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua (Ef 4:3-6).
Orang beriman itu memang sungguh luar biasa. Iman itu akan memampukan kita untuk melakukan hal-hal yang mulia dan baik. 

Nah, pertanyaannya adalah apakah aku siap untuk dibentuk oleh Yesus supaya menjadi orang beriman yang makin rendah hati, lemah lembut, sabar, rela membantu dan menyatukan diri dengan sesama? Karena banyak orang yang telah mengaku percaya tapi masih suka bikin perpecahan, tetap sombong dan tak mau peduli kepada sesamanya.

Inilah tantangan yang selalu harus kita refleksikan agar iman kita itu benar-benar hidup dan menghidupi. Idealnya adalah siapa pun yang mengaku beriman, ia mesti menyerupai hidup Yesus.

(Rm Y. Suratman)

No comments